Babinsa Kelurahan Pengantigan Koramil 0825/01 Banyuwangi Dampingi Pembagian Makanan Bergizi Gratis, Guru dan Murid Terharu: “Terima Kasih Pak Joni…”

Banyuwangi. Suasana haru tampak mewarnai kegiatan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Pengantigan, Banyuwangi, Selasa (2/12/2025). Para guru dan murid dari sejumlah sekolah mengaku tersentuh melihat perhatian dan kedekatan Sertu Joni Setyo Budi, Babinsa Kelurahan Pengantigan Koramil 0825/01 Banyuwangi, yang sejak dini hari turut mendampingi proses persiapan hingga pembagian makanan.

Di bawah terik matahari pagi, Sertu Joni terlihat sigap membantu para relawan menata kotak makanan sebelum dibagikan. Beberapa guru yang melihatnya mengaku terharu atas kepedulian sang Babinsa.

“Pak Joni itu selalu hadir, bukan hanya sekadar mengawasi, tapi benar-benar ikut membantu. Anak-anak jadi merasa aman dan senang. Terima kasih, Pak Joni, sudah peduli pada murid-murid kami,” ungkap Sri Wahyuni, guru SDN 3 Singotrunan sambil menahan haru.

Momen mengharukan juga datang dari para murid. Di SDN Kampung Mandar, seorang siswa kelas 4 bernama Fikri secara spontan menghampiri Sertu Joni dan mengucapkan terima kasih sambil menundukkan kepala.

“Matur nuwun, Pak Tentara. Enak makanannya…” ucap Fikri polos, membuat guru-guru yang melihatnya tersenyum haru.

Menurut laporan, sebanyak 3.276 siswa dari 13 sekolah menjadi penerima manfaat program MBG hari ini. Mulai dari TK, SD, hingga SMP, seluruhnya mendapatkan paket makanan sehat—mulai nasi putih, telur, tahu goreng, sayuran, susu, hingga buah.

Sertu Joni mengaku hanya menjalankan tugas, namun ia menyampaikan rasa bangga karena bisa berinteraksi langsung dengan anak-anak.

“Ini bukan sekadar tugas. Melihat anak-anak bahagia setelah menerima makanan bergizi, itu yang membuat saya selalu semangat. Mereka adalah masa depan bangsa,” ujar Sertu Joni.

Kepala sekolah SD Islam Al-Khairiyah, Ahmad Zainuri, juga menyampaikan apresiasi mendalam. “Kehadiran Babinsa membuat proses pembagian makanan tertib dan cepat. Pak Joni selalu ramah pada anak-anak, sehingga mereka merasa dihargai. Ini hal kecil, tapi sangat berarti bagi kami,” katanya.

Program MBG ini sendiri berjalan dengan petunjuk ahli gizi dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Mulai dari relawan dapur, guru, hingga aparat kewilayahan, semua bekerja bersama demi memastikan siswa menerima asupan yang sehat dan aman.

Di akhir kegiatan, beberapa murid melambaikan tangan dan meneriakkan, “Dadah Pak Joni!” ketika sang Babinsa berpamitan. Senyuman lebar Sertu Joni menjadi penutup hari penuh haru di Pengantigan. (Pen01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *