Di setiap sudut Kelurahan Pengantigan, ada jejak langkah yang tak pernah lelah—langkah seorang Babinsa yang tak hanya menjalankan tugas, tetapi juga mengabdikan hatinya. Dialah Sertu Joni Setyo Budi, sosok yang selalu hadir bagi warganya, kapan pun dan dalam situasi apa pun.
Dengan pendekatan yang hangat dan penuh ketulusan, Sertu Joni setiap hari turun langsung ke tengah masyarakat, memperkuat komunikasi sosial, mendengarkan keluhan, dan mencari solusi terbaik bagi warga binaannya. Baginya, menjadi Babinsa bukan hanya tentang keamanan wilayah, tetapi tentang merawat hubungan dan kepercayaan warga.
“Warga Pengantigan bukan sekadar masyarakat binaan. Mereka adalah keluarga,” ucapnya dengan nada yang tenang namun penuh kepastian.
Dalam setiap percakapan singkat di teras rumah warga, dalam setiap senyum yang ia sapa saat melewati gang-gang kecil, tersimpan pesan bahwa TNI selalu hadir sebagai sahabat rakyat. Komsos yang ia lakukan bukan sebuah kewajiban rutin, melainkan wujud kepedulian dan komitmen untuk menjaga harmoni di wilayah Pengantigan.
Sertu Joni percaya bahwa keamanan dan ketertiban lahir dari kedekatan, saling menghormati, dan gotong royong. Karena itu, ia selalu mengajak warga untuk bahu-membahu, menjaga lingkungan, dan membangun rasa kebersamaan.
Dedikasinya bukan tentang mencari pujian. Ia bekerja karena panggilan hati—karena ingin melihat masyarakat hidup aman, nyaman, dan saling menjaga. Setiap langkah yang ia ambil adalah bentuk pengabdian tulus kepada tanah tempat ia berdiri dan kepada warga yang ia sayangi.
Langkahnya mungkin kecil, namun dampaknya besar.
Dan selama warga Pengantigan membutuhkan, langkah itu tak akan pernah berhenti.(pen01)
