Danramil 0825/01 Banyuwangi Tekankan Stabilitas Wilayah dalam Musrenbang RKPD Kecamatan Banyuwangi

BANYUWANGI — Danramil 0825/01 Banyuwangi Kapten Czi Sahar Susanto menegaskan pentingnya stabilitas keamanan dan sinergi lintas sektor dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Banyuwangi yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Banyuwangi, Rabu (28/1/2026).

Musrenbang RKPD Kecamatan Banyuwangi tahun 2026 mengusung tema “Penguatan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi dan Pariwisata Berkelanjutan yang Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat.” Tema ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Kapten Czi Sahar Susanto menyampaikan bahwa peran aparat kewilayahan, khususnya TNI, tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan daerah. Melalui pendekatan teritorial, TNI berperan menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendukung program-program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan akan berjalan optimal apabila didukung situasi wilayah yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, TNI siap bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas wilayah,” ujar Sahar Susanto di sela-sela kegiatan.

Menurut dia, penguatan sumber daya manusia dan ekonomi lokal perlu diiringi dengan pembinaan ketahanan wilayah. Dengan demikian, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan tanpa terganggu oleh potensi gangguan keamanan dan sosial.

Musrenbang dibuka oleh Camat Banyuwangi Andik Basuki, yang dalam laporannya menekankan bahwa forum ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan rencana pembangunan daerah. Ia menyebutkan bahwa Musrenbang menjadi sarana strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat dari tingkat kelurahan agar dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan pembangunan kabupaten.

“Kami berharap seluruh usulan yang disampaikan dalam Musrenbang ini dapat diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Banyuwangi,” kata Andik Basuki.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain kepala dinas dan instansi terkait di Kecamatan Banyuwangi, para lurah se-Kecamatan Banyuwangi, serta unsur TNI dan Polri. Selain Danramil 0825/01 Banyuwangi, hadir pula Babinsa 0825/01 Kota Serda Davit Hermawan dan Kanit Intelkam Polsek Banyuwangi Aiptu Sukamto. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan turut ambil bagian dalam forum tersebut.

Dalam arahannya, Bupati Banyuwangi menekankan bahwa penguatan hilirisasi ekonomi lokal dan pengembangan pariwisata berkelanjutan harus dilakukan secara terencana dan terukur. Potensi daerah yang besar, menurut dia, perlu dikelola dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan.

Sesi dialog yang menjadi bagian utama Musrenbang dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai usulan dan masukan terkait kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing. Mulai dari peningkatan kualitas layanan publik, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi sejumlah isu yang mengemuka dalam forum tersebut.

Rangkaian kegiatan Musrenbang RKPD Kecamatan Banyuwangi diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Camat Banyuwangi, arahan Bupati Banyuwangi, serta sesi dialog dan penyampaian laporan dari para camat se-Kabupaten Banyuwangi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Musrenbang RKPD ini menjadi salah satu tahapan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah tahun 2026. Kehadiran Danramil 0825/01 Banyuwangi Kapten Czi Sahar Susanto menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan kewilayahan yang kolaboratif, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan ketahanan wilayah yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *