Babinsa Sobo Jadi Garda Terdepan Bantu Warga Terdampak Banjir, Dedikasi Prajurit yang Dekat dengan Masyarakat

BANYUWANGI — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh Sertu Didik Budi Prasetyo, Babinsa Kelurahan Sobo dari Koramil 0825/01 Banyuwangi. Prajurit berpangkat Sersan Satu itu turun langsung membantu warga yang terdampak banjir di Lingkungan Wonosari Gareng, Kelurahan Sobo, Banyuwangi.

Banjir yang melanda kawasan tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga tergenang air dan aktivitas masyarakat terganggu. Dalam situasi tersebut, Didik terlihat aktif berada di tengah-tengah warga untuk membantu berbagai kebutuhan darurat, mulai dari membantu evakuasi warga, membersihkan rumah yang terdampak banjir, hingga mendampingi anak-anak yang terdampak bencana.

Sebagai aparat teritorial, peran Babinsa tidak hanya berkaitan dengan pembinaan wilayah dari sisi keamanan, tetapi juga menyangkut kepedulian sosial terhadap masyarakat binaannya. Hal inilah yang ditunjukkan Didik saat banjir melanda wilayah Wonosari Gareng. Ia tidak segan terjun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan warga mendapatkan bantuan dan pendampingan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah dinilai sangat membantu. Selain memberikan bantuan tenaga, Didik juga berupaya menenangkan warga dan anak-anak yang terdampak banjir agar tetap merasa aman dan tidak panik.

“Babinsa harus selalu hadir bersama masyarakat, terutama saat warga sedang menghadapi kesulitan,” kata Didik saat ditemui di lokasi kegiatan.

Warga setempat pun mengapresiasi dedikasi yang ditunjukkan Babinsa tersebut. Menurut mereka, kehadiran Didik tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga semangat dan rasa kebersamaan di tengah situasi sulit.

Bagi sebagian warga, sosok Didik bahkan dianggap sebagai “pahlawan masyarakat” karena kedekatannya dengan warga dan kesediaannya membantu tanpa mengenal waktu.

Dedikasi tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Komandan Koramil Banyuwangi, Sahar Susanto, yang menjabat sebagai Danramil di Koramil 0825/01 Banyuwangi. Ia menilai peran Babinsa sangat penting dalam menjaga kedekatan antara TNI dan masyarakat.

Menurut Sahar, Babinsa merupakan ujung tombak satuan teritorial yang langsung berinteraksi dengan masyarakat di tingkat kelurahan maupun desa. Oleh karena itu, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana, menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kami selalu mendukung setiap Babinsa untuk aktif membantu masyarakat di wilayah binaannya. Kehadiran mereka di lapangan merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat,” ujar Kapten Czi Sahar Susanto.

Perjalanan pengabdian Sertu Didik di lingkungan militer dimulai sejak tahun 2001 ketika ia bergabung sebagai prajurit tamtama di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Melalui perjalanan panjang dalam tugas dan pengabdian, ia kini menyandang pangkat Sersan Satu dan dipercaya mengemban tugas sebagai Babinsa di Kelurahan Sobo.

Selama bertugas sebagai Babinsa, Didik dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, mulai dari kerja bakti lingkungan, kegiatan sosial, hingga membantu warga saat terjadi bencana alam. Kedekatannya dengan masyarakat membuatnya mudah berkomunikasi dengan warga dan memahami kebutuhan mereka di lapangan.

Bagi Sertu Didik, tugas sebagai Babinsa bukan sekadar menjalankan kewajiban sebagai prajurit, tetapi juga bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ia meyakini bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata bagi warga.

Melalui semangat pengabdian tersebut, Didik berharap hubungan antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Ia juga berharap kehadiran Babinsa di wilayah binaan dapat membantu memperkuat rasa kebersamaan, terutama ketika masyarakat menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam seperti banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *