BANYUWANGI – Komitmen untuk menghadirkan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu terus diperkuat di wilayah Kelurahan Sobo. Bukan sekadar verifikasi di atas kertas, sinergi Tiga Pilar setempat memilih turun langsung ke gang-gang sempit untuk memastikan program bantuan “Bedah Rumah” benar-benar jatuh ke tangan warga yang paling membutuhkan.
Kamis pagi (26/3), Babinsa Kelurahan Sobo, Sertu Didik Prasetyo, tampak sigap mendampingi Lurah Sobo, Yudi Setiawan, S.STP., M.M., menyisiri pemukiman warga. Tak tanggung-tanggung, pengecekan kondisi fisik bangunan ini juga dipantau langsung oleh Danramil 0825/01 Banyuwangi, Kapten Inf Sahar Susanto. Kehadiran para pimpinan di tingkat kelurahan dan kecamatan ini menjadi bukti bahwa validasi data lapangan merupakan harga mati demi transparansi bantuan.
Lurah Sobo, Yudi Setiawan, menegaskan bahwa survei langsung ini adalah langkah krusial untuk memotret kondisi riil di lapangan. Ia mencermati setiap sudut rumah calon penerima, mulai dari struktur atap yang mulai lapuk, dinding yang retak, hingga sanitasi yang kurang memadai.
“Kami tidak ingin bantuan ini hanya berdasarkan usulan administratif saja. Kami harus melihat urgensinya. Apakah rumah ini memang sudah tidak layak huni atau ada bagian yang membahayakan penghuninya? Ketepatan sasaran adalah prioritas utama kami agar amanah dari pemerintah ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Yudi Setiawan di sela-sela peninjauan.
Di sisi lain, Sertu Didik Prasetyo sebagai Babinsa yang sehari-hari bersentuhan dengan warga, tampak akrab berdialog dengan calon penerima bantuan. Baginya, tugas Babinsa bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kesejahteraan warga di wilayah binaannya terjamin.
“Tugas kami adalah mengawal proses ini dari awal hingga tuntas. Dengan mengecek langsung, kami bisa memetakan apa saja kebutuhan material yang paling mendesak. Apakah prioritasnya di bagian atap karena bocor saat hujan, atau dinding yang sudah miring. Kami ingin rumah yang dibedah nanti benar-benar memberikan rasa aman bagi pemiliknya,” jelas Sertu Didik dengan tegas.
Sementara itu, Danramil Banyuwangi, Kapten Czi Sahar Susanto, memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan unsur Tiga Pilar di Kelurahan Sobo. Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pendampingan program sosial seperti ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TNI hadir untuk memberikan solusi di tengah kesulitan rakyat. Pengawalan ketat terhadap bantuan Bedah Rumah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecemburuan sosial sekaligus memastikan tidak ada data yang tumpang tindih. Jika Tiga Pilar sudah turun bersama, maka akurasi datanya tidak perlu diragukan lagi,” pungkas Kapten Sahar.
Kegiatan pengecekan ini diharapkan menjadi akselerasi agar proses pengerjaan konstruksi bisa segera dimulai. Harapannya, dalam waktu dekat, warga yang terpilih tidak lagi merasa waswas saat cuaca ekstrem melanda, karena telah memiliki hunian yang lebih kokoh, sehat, dan layak untuk masa depan keluarga mereka.
