“Dari Banyuwangi untuk Indonesia, 1.061 Koperasi Diluncurkan Serentak: Presiden Prabowo Sebut Tonggak Sejarah Baru”

Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu titik pelaksanaan launching nasional 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di KDKMP Kelurahan Karangrejo, Jalan Ikan Wader Pari No.44, Kecamatan Banyuwangi itu diikuti sekitar 50 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Bulog, hingga pengurus koperasi. Acara dipimpin Danramil 0825-01/Kota Kapten Czi Sahar Susanto dan berlangsung aman serta lancar mulai pukul 11.26 WIB hingga 12.38 WIB.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peresmian 1.061 KDKMP menjadi tonggak bersejarah bagi Indonesia karena baru pertama kali dilakukan secara serentak dalam jumlah besar dan berhasil diwujudkan kurang dari satu tahun sejak konsep dirancang. Kepala Negara menyebut koperasi sebagai instrumen pemerataan ekonomi rakyat sekaligus penguat ketahanan pangan nasional di tengah situasi global yang tidak menentu. Presiden juga menyoroti capaian Indonesia dalam swasembada pangan, stok beras nasional yang surplus, hingga meningkatnya kepercayaan negara lain terhadap komoditas pangan Indonesia. Selain itu, Presiden menegaskan pemerintah akan terus membersihkan praktik penyalahgunaan kewenangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui penguatan koperasi dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa keberhasilan program KDKMP tidak lepas dari dukungan lintas sektor, khususnya peran TNI melalui Babinsa dan jajaran Kodim dalam mengawal pembangunan koperasi hingga siap beroperasi. Pemerintah menargetkan sebanyak 30 ribu KDKMP dapat beroperasi pada Agustus 2026 mendatang guna memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Kehadiran program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan pemerataan ekonomi, memperkuat ketahanan masyarakat desa, serta membangun kemandirian pangan nasional secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *