Banyuwangi – Suasana hangat menyelimuti Jalan MH Thamrin, Kelurahan Pengantigan, Banyuwangi, Rabu (26/11/2025). Sejak pukul 08.00 WIB, warga bersama perangkat kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas bahu-membahu melakukan pembersihan jalan. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan menjelang penilaian Adipura II Tahun 2025.
Di tengah hiruk-pikuk aktivitas menyapu dan mengumpulkan sampah, terlihat keakraban yang jarang tampak di hari-hari biasa. Tawa kecil terdengar di antara warga, menjadikan kegiatan pagi itu lebih seperti kebersamaan daripada tugas berat.
Di sela kegiatan, Babinsa Kelurahan Pengantigan, Sertu Joni Setyo Budi, memberikan tanggapan menyentuh tentang partisipasinya dalam aksi bersih-bersih tersebut.
“Kami melakukan ini dengan hati. Kebersihan lingkungan bukan hanya soal penilaian Adipura, tapi soal kepedulian terhadap tempat di mana kita hidup bersama,” ujar Sertu Joni sambil membantu warga mengangkat tumpukan sampah daun.
Ia menambahkan bahwa gotong royong seperti ini memiliki makna yang jauh lebih besar dari sekadar kegiatan rutin.
“Saat kita bekerja bersama, yang dibersihkan bukan cuma sampahnya, tapi juga rasa acuh tak acuh. Kita jadi lebih dekat, lebih peduli, dan itu penting untuk menjaga keamanan serta kekompakan warga,” imbuhnya.
Lurah Pengantigan pun menyampaikan harapan serupa. Menurutnya, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan warga dalam menjaga lingkungan. “Lingkungan bersih itu warisan untuk generasi kita selanjutnya,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Anak-anak ikut membantu memungut sampah kecil, sementara para orang dewasa bekerja sambil berbincang hangat.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi persiapan menjelang Adipura, tetapi menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap kebersihan merupakan tugas bersama yang harus terus dijaga.
