Koramil Banyuwangi Sosialisasikan Penerimaan Tamtama dan Bintara PK TNI AD TA 2026 di MAN 1 Banyuwangi

BANYUWANGI – TNI Angkatan Darat melalui Koramil Banyuwangi terus mengintensifkan kegiatan sosialisasi penerimaan calon prajurit Tamtama dan Bintara Prajurit Karier (PK) Tahun Anggaran 2026 kepada generasi muda. Salah satu upaya tersebut dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banyuwangi, Selasa (20/1/2026), dengan sasaran siswa kelas XII sebagai calon potensial prajurit TNI AD.

Kegiatan sosialisasi ini dipimpin oleh Babinsa Koramil 0825/01 Kota, Sertu Didik Budi Prasetyo. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara rinci tahapan seleksi penerimaan prajurit TNI AD, mulai dari pendaftaran online, validasi berkas, hingga rangkaian seleksi yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, psikologi, mental ideologi, serta penelitian personel (litpers). Kegiatan berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh para siswa melalui sesi tanya jawab.

Sertu Didik menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara profesional, objektif, dan transparan. Ia menekankan bahwa pendaftaran Tamtama maupun Bintara tidak dipungut biaya apa pun.

“Perlu kami luruskan bahwa seluruh proses seleksi TNI AD gratis. Tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun. Penilaian sepenuhnya berdasarkan kemampuan, kesiapan, dan kualitas calon peserta,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sertu Didik menyampaikan bahwa pendaftaran calon prajurit TNI AD Tahun Anggaran 2026 telah dibuka sesuai jadwal yang diumumkan melalui website resmi TNI AD. Ia mengimbau para siswa untuk mempersiapkan diri sejak dini, tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga kesehatan, kebugaran jasmani, mental, serta kepribadian.
Menurutnya, sosialisasi langsung ke sekolah merupakan langkah strategis untuk memberikan informasi yang akurat dan mencegah generasi muda terpengaruh informasi keliru maupun praktik percaloan. “Kami hadir langsung agar para siswa mendapatkan informasi resmi dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil Banyuwangi Kapten Czi Sahar Susanto dalam keterangannya mengimbau para pelajar yang bercita-cita menjadi prajurit TNI AD agar memiliki perencanaan yang matang. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup disiplin, serta menjauhi perilaku menyimpang seperti penyalahgunaan narkoba dan pelanggaran hukum yang dapat menggugurkan hak untuk menjadi prajurit.

“Menjadi prajurit TNI bukan semata soal fisik yang kuat, tetapi juga mental, karakter, dan loyalitas kepada bangsa dan negara. Oleh karena itu, persiapan harus dilakukan sejak dini,” ujar Kapten Sahar.
Kapten Sahar juga menegaskan bahwa Koramil Banyuwangi siap memberikan layanan informasi dan konsultasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, terkait persyaratan dan mekanisme penerimaan calon prajurit TNI AD. Ia mengimbau para calon pendaftar untuk tidak ragu mendatangi Koramil 0825/01 Banyuwangi atau Koramil terdekat guna memperoleh penjelasan resmi.
Pihak MAN 1 Banyuwangi menyambut positif kegiatan sosialisasi tersebut.

Kehadiran aparat TNI dinilai memberikan wawasan tambahan bagi siswa terkait pilihan karier setelah menyelesaikan pendidikan menengah, sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui kegiatan ini, TNI AD berharap dapat menjaring calon prajurit yang berkualitas, berintegritas, serta memiliki semangat juang dan dedikasi tinggi. Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam mempererat kemitraan dengan dunia pendidikan sebagai unsur strategis dalam membangun sumber daya manusia pertahanan negara.

Dengan adanya sosialisasi penerimaan Tamtama dan Bintara PK TNI AD di MAN 1 Banyuwangi, para siswa diharapkan memperoleh pemahaman yang utuh dan jelas mengenai proses rekrutmen, sehingga mampu mempersiapkan diri secara optimal dan bertanggung jawab untuk mengikuti seleksi pada Tahun Anggaran 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *