Banyuwangi – Di tengah hangatnya suasana gotong royong menjelang acara akad nikah dan resepsi putri Bapak Yanto di Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, tampak sosok Babinsa Kelurahan Sobo, Sertu Didik Budi Prasetyo, bekerja tanpa lelah. Ia mengangkat kursi, menata dekorasi, dan memastikan setiap kebutuhan acara terpenuhi. Bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi melakukannya dengan penuh kasih dan ketulusan. “Saya Ingin Masyarakat Merasa Tidak Pernah Sendiri”
Ketika ditemui di sela-sela aktivitas, Sertu Didik berbicara dengan nada lembut yang langsung menyentuh hati siapa pun yang mendengarnya.
“Masyarakat adalah keluarga saya. Dalam suka maupun duka, saya ingin mereka tahu bahwa mereka tidak pernah sendiri. Itu alasan saya selalu berusaha hadir ketika ada yang membutuhkan,” ungkapnya sambil tersenyum.
Ucapan itu menggambarkan betapa tugas sebagai Babinsa bukan sekadar seragam atau jabatan baginya—melainkan panggilan hati.
Makna Gotong Royong yang Tak Tergantikan, Dalam wawancara, Sertu Didik juga menekankan nilai kebersamaan yang menurutnya kini harus terus dijaga.
“Gotong royong itu bukan hanya tentang membantu pekerjaan, tapi tentang memperkuat hubungan. Saat kita bekerja bersama, kita sedang membangun kepercayaan dan rasa kekeluargaan,” ujarnya.
Warga yang melihat pun merasakan hal yang sama: kehadiran Sertu Didik membuat suasana persiapan hajatan terasa hangat dan penuh kekompakan.
Kolaborasi dengan Auto 2000 Banyuwangi
Kegiatan ini juga menggandeng pimpinan cabang Auto 2000 Banyuwangi yang ikut memberi dukungan. Menurut Sertu Didik, kerja sama ini menjadi contoh bahwa kebaikan datang dari mana saja.
“Ketika banyak pihak terlibat dengan niat baik, hasilnya makin terasa ringan. Kami senang bisa berkolaborasi demi warga,” tuturnya.
Warga Merasa Dikuatkan
Bapak Yanto, ayah mempelai, mengaku sangat terharu dengan perhatian yang diberikan.
“Pak Didik itu seperti saudara bagi kami. Bantuan ini bukan hanya soal tenaga, tapi juga memberi ketenangan di tengah persiapan yang melelahkan,” katanya.
Dedikasi yang Membekas, Kehadiran Babinsa seperti Sertu Didik menjadi bukti bahwa tugas kemanusiaan tidak selalu diumumkan dengan megah, tetapi terasa dalam tindakan kecil yang tulus.
Sikapnya membuat warga Sobo merasa aman, dihargai, dan ditemani—sebuah nilai besar yang tidak selalu terlihat, tetapi sangat dirasakan.(Pen01)
