Nusantara Prima .News
NPN
BREAKING NEWS
Jaranan di Tengah Hajatan, Begini Cara Aparat dan Warga Sumberejo Menjaga Tradisi Tetap Aman • Babinsa Sobo Koramil 0825/01 Tampil Aktif Dampingi Lomba Satkamling, Pos Kamling Wahyu Manunggal Jadi Perhatian Tim Penilai • Kodim 0825/Banyuwangi Raih Penghargaan Juara 2 Penyerapan Gabah dan Penyaluran SPHP di Jawa Timur • Skiring Mata Digital dan Pemberian Kacamata Dukung TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo. • Satgas Bersama Warga Bahas Dampak Pembangunan Pasca TMMD Ke 128 • Jaranan di Tengah Hajatan, Begini Cara Aparat dan Warga Sumberejo Menjaga Tradisi Tetap Aman • Babinsa Sobo Koramil 0825/01 Tampil Aktif Dampingi Lomba Satkamling, Pos Kamling Wahyu Manunggal Jadi Perhatian Tim Penilai • Kodim 0825/Banyuwangi Raih Penghargaan Juara 2 Penyerapan Gabah dan Penyaluran SPHP di Jawa Timur • Skiring Mata Digital dan Pemberian Kacamata Dukung TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo. • Satgas Bersama Warga Bahas Dampak Pembangunan Pasca TMMD Ke 128 • Jaranan di Tengah Hajatan, Begini Cara Aparat dan Warga Sumberejo Menjaga Tradisi Tetap Aman • Babinsa Sobo Koramil 0825/01 Tampil Aktif Dampingi Lomba Satkamling, Pos Kamling Wahyu Manunggal Jadi Perhatian Tim Penilai • Kodim 0825/Banyuwangi Raih Penghargaan Juara 2 Penyerapan Gabah dan Penyaluran SPHP di Jawa Timur • Skiring Mata Digital dan Pemberian Kacamata Dukung TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo. • Satgas Bersama Warga Bahas Dampak Pembangunan Pasca TMMD Ke 128 • Jaranan di Tengah Hajatan, Begini Cara Aparat dan Warga Sumberejo Menjaga Tradisi Tetap Aman • Babinsa Sobo Koramil 0825/01 Tampil Aktif Dampingi Lomba Satkamling, Pos Kamling Wahyu Manunggal Jadi Perhatian Tim Penilai • Kodim 0825/Banyuwangi Raih Penghargaan Juara 2 Penyerapan Gabah dan Penyaluran SPHP di Jawa Timur • Skiring Mata Digital dan Pemberian Kacamata Dukung TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo. • Satgas Bersama Warga Bahas Dampak Pembangunan Pasca TMMD Ke 128 •
TNI SEDANG DIBACA • 186 PEMBACA

TNI Tetap Hadir: Monitoring Belajar Siswa Korban Erupsi Semeru di Tenda Darurat

Penulis: Redaksi NPN Diterbitkan: Sabtu, 06 Desember 2025
Ukuran Teks:
BAGIKAN BERITA INI:
TNI Tetap Hadir: Monitoring Belajar Siswa Korban Erupsi Semeru di Tenda Darurat

Lumajang — Meskipun masa tanggap darurat telah berakhir, semangat pendidikan di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru tidak ikut padam. Puluhan siswa yang sebelumnya menempati sekolahnya di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, kini harus menjalani proses belajar di tenda darurat setelah bangunan sekolah mereka luluh lantak diterjang awan panas guguran beberapa waktu lalu.

Ppersonel Kodim 0821/Lumajang, Serka Supriadi, turun langsung memonitor kegiatan belajar para siswa tersebut. Kehadirannya bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi anak-anak yang tengah berjuang melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan.

Menurut Serka Supriadi saat dikonfirmasi pada Jumat (5/12/2025), kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak korban bencana.

“Kami ingin memastikan bahwa proses belajar tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif. Anak-anak adalah masa depan daerah ini. Walaupun belajar di tenda darurat, mereka tetap memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.

Suasana belajar di tenda darurat tampak haru sekaligus membanggakan. Di tengah panas terik siang dan kondisi ruangan yang serba sederhana, para siswa tetap menunjukkan antusiasme dan fokus mengikuti pelajaran yang diberikan para guru.

Kodim 0821/Lumajang menegaskan bahwa dukungan terhadap dunia pendidikan di wilayah terdampak Semeru akan terus dilaksanakan hingga fasilitas belajar kembali normal. TNI berkomitmen tidak hanya hadir saat tanggap darurat, tetapi juga dalam fase pemulihan jangka panjang masyarakat.

Upaya monitoring kegiatan belajar, menjadi bukti nyata bahwa pemulihan pasca erupsi Semeru bukan hanya soal membangun infrastruktur, melainkan juga menguatkan mental dan masa depan generasi muda. (Pendim0821)

Kirim Komentar / Opini Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan secara umum. Ruas yang wajib ditandai * diisi demi menjaga ekosistem jurnalisme yang kredibel.